TUGAS 5 - ARSITEKTUR DAN ORGANISASI KOMPUTER (ARSIKOM)

 TUGAS 5 - ARSITEKTUR DAN ORGANISASI KOMPUTER (ARSIKOM)

1. Faktor-faktor yang memengaruhi kinerja sistem bus dalam komputer

Kinerja suatu sistem bus ditentukan oleh beberapa faktor berikut:

a. Lebar Bus (Bus Width)

  • Lebar bus menunjukkan jumlah bit yang dapat ditransmisikan dalam satu waktu.

  • Semakin lebar bus (misalnya 32 bit → 64 bit), semakin banyak data yang dapat dikirim sekaligus, sehingga throughput meningkat.

b. Frekuensi / Clock Bus

  • Frekuensi menunjukkan seberapa cepat sinyal dapat dikirim.

  • Bus dengan clock lebih tinggi dapat mentransfer data lebih cepat.

c. Metode Arbitration (Pengendalian Akses Bus)

  • Menentukan bagaimana perangkat berebut akses ke bus.

  • Contoh: Daisy chaining, Polling, Centralized Arbitration.

  • Metode yang lebih efisien akan mengurangi delay dan meningkatkan kinerja.

d. Mode Transmisi

  • Synchronous Bus: menggunakan clock bersama → cepat tetapi jarak terbatas.

  • Asynchronous Bus: tanpa clock → lebih fleksibel tetapi sedikit lebih lambat.

e. Panjang dan Kualitas Fisik Bus

  • Semakin panjang kabel bus: delay meningkat.

  • Kualitas konektor dan jalur sinyal sangat memengaruhi kestabilan.

f. Jumlah Perangkat yang Terhubung

  • Semakin banyak perangkat, semakin besar kemungkinan konflik akses.

  • Hal ini dapat menyebabkan bottleneck bila arbitration tidak efisien.

g. Protokol dan Mekanisme Handshaking

  • Tergantung cara sinkronisasi antara pengirim dan penerima.

  • Protokol yang lebih cepat akan meningkatkan kinerja keseluruhan.


2. Bagaimana teknologi Direct Memory Access (DMA) meningkatkan kinerja bus?

DMA memungkinkan perangkat I/O mentransfer data langsung ke memori utama tanpa melibatkan CPU secara terus-menerus.

Cara DMA meningkatkan kinerja:

a. Mengurangi Beban CPU

  • Tanpa DMA, CPU harus menangani setiap perpindahan byte/word.

  • Dengan DMA, CPU hanya menginisialisasi transfer dan DMA controller yang mengerjakan sisanya.

b. Transfer Data Menjadi Lebih Cepat

  • DMA dapat melakukan transfer blok data besar dalam satu operasi.

  • Cocok untuk perangkat seperti hard disk, sound card, NIC, dll.

c. Meminimalisir Interupsi CPU

  • CPU tidak terganggu oleh interupsi berulang saat transfer.

  • CPU bisa menjalankan tugas lain → sistem lebih efisien.

d. Memaksimalkan Pemakaian Bandwidth Bus

  • DMA melakukan burst transfer yang memanfaatkan bus secara penuh.

  • Mengurangi latency dan meningkatkan throughput bus.

Kesimpulan:
DMA mempercepat perpindahan data dan membuat sistem lebih efisien karena CPU tidak lagi menjadi bottleneck dalam proses I/O.

3. Gambar + Penjelasan Arsitektur Bus Jamak Tradisional & Bus Jamak Kinerja Tinggi


a. Arsitektur Bus Jamak Tradisional (Traditional Multiple-Bus Architecture)

DIAGRAM:

+----------------+ | CPU | +-------+--------+ | | Processor-Memory Bus | +-------+--------+ | Memory | +-------+--------+ | ---------------------- | System Bus | ---------------------- / | \ / | \ / | \ +--------+ +-----------+ +-----------+ | I/O | | I/O | | I/O | | Device | | Controller| | Device | +--------+ +-----------+ +-----------+

Penjelasan:

Pada arsitektur ini terdapat tiga tipe bus:

  1. Processor–Memory Bus

    • Menghubungkan CPU dengan memori utama.

    • Umumnya berkecepatan paling tinggi.

  2. System Bus (Backplane Bus)

    • Menjadi jalur tengah yang menghubungkan seluruh komponen (CPU, memori, I/O).

  3. I/O Bus

    • Menghubungkan perangkat I/O yang lebih lambat.

Kekurangan utama:

  • Semua perangkat berbagi satu bus besar → mudah terjadi bottleneck.

  • Transfer I/O dapat memperlambat akses CPU ke memori.


b. Arsitektur Bus Jamak Kinerja Tinggi (High-Performance Multiple Bus Architecture)

DIAGRAM:

+------------+ | CPU | +------+-----+ | High-Speed CPU-Memory Bus | +-------+--------+ | Memory | +-------+--------+ | -------------------------------- | High-Speed I/O Bus (PCIe, etc.)| -------------------------------- / | \ / | \ +---------------+ +--------------+ +--------------+ | Disk Ctrl | | Network Ctrl | | Graphic Card | +---------------+ +--------------+ +--------------+ | ----------------------------------------- | Low-Speed I/O Bus (USB/SATA/etc.) | ----------------------------------------- / \ \ / \ \ +------------+ +-------------+ +-------------+ | Keyboard | | Mouse | | USB Device | +------------+ +-------------+ +-------------+

Penjelasan:

Arsitektur ini menggunakan:

1. Dedicated High-Speed Bus

CPU dan memori memiliki bus khusus berkecepatan sangat tinggi → akses tidak terganggu oleh perangkat lain.

2. High-Speed I/O Bus (PCI/PCIe)

Digunakan untuk perangkat cepat seperti:

  • GPU

  • NIC

  • Disk controller

3. Low-Speed I/O Bus

Bus terpisah untuk perangkat lambat seperti:

  • USB

  • Keyboard

  • Mouse

Kelebihan:

  • Mengurangi bottleneck karena beban terbagi ke beberapa bus.

  • Throughput sistem jauh lebih tinggi.

  • Mendukung banyak perangkat tanpa menghambat kinerja CPU/memori.

  • Skalabilitas lebih baik.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Istilah Penting dalam Sistem Komputer & Sistem Operasi Membahas: Batch System · Critical Section · Process Control Block · Distributed Processing · Handheld

Tugas Sistem Operasi

Tugas 3 Individu. Hasil Ringkasan Atau Rangkuman Dari Vidio